Misteri Tanjakan Lope di Kawah Wurung



             Kali ini, penulis merasa tertarik untuk menampilkan sebuah judul tema yang sengaja dicopy dari tanjakan kawah wurung nan bertuliskan “Tanjakan Lope”. Penulis berminat untuk merangkai sebuah realita menarik yang terjadi di sana walaupun oretan tinta ini kurang berharga di depan anda.

       Sekarang kawah wurung sudah mulai dikenal oleh pelbagai kalangan; baik dari penduduk daerah sekitar maupun luar daerah bahkan dari luar negeri. Di samping Kawah Wurung sudah menjadi pariwisata diakui. Pun kayaknya, beberapa pengunjung tidak sekedar datang untuk menghibur diri melainkan juga berupaya mensyukuri nikmat dari Tuhan pencipta bumi.
            Bahkan, beberapa pengunjung merasa tidak cukup dengan sebatas datang menikmati pemandangan asri tetapi juga berlomba-lomba saling potret sana-sini, kanan-samping, dan atas-bawah. Mengingat pemandangan di sana yang indah, akan sangat disayangkan apabila keindahan moment tersebut tidak dikenang dan tidak disimpan lewat hp atau kamera digital mewah.
         Secara hakikat, dalam merenungi akan keindahan dan kemapanan ciptaan Tuhan, tidak mesti bersama pasangan, tidak harus mengajak banyak kawan. Intinya yang harus adalah dapat memangu dan menyelami kemapanan ciptaan dari Tuhan.
      Nah, terdapat sebaris misteri hikmah dari tulisan "Tanjakan Lope" di Kawah Wurung sana, bahwa semakin tinggi sebuah tempat tujuan maka tanjakannya semakin panjang seumpama tanjakan di kawah wurung panjang lagi melelahkan. Gambaran miskin menurut penulis adalah untuk mencapai sebuah ketinggian atau kemulyaan hidup maka wajib melangkah sejengkal demi sejengkal untuk naik tangga kehidupan, sebab kemulyaan dihimpit oleh dua hal (perjuangan dan berani bertahan).
Andaikata hanya bisa berjuang tapi tidak kuasa bertahan maka harapan sebatas mimpi dalam hayalan. Begitu pun, bilamana bisanya bertahan, berjuang tidak bisa dipaksakan niscaya harapan akan buyar.
Jika di bumi yang kita pijaki saja begitu banyak tanjakan untuk meraih tujuan. Bagaimana dengan impian dalam alam fikiran? Apakah masuk dalam ranah kategori misteri kehidupan? Wallahu A'lam.
Wassalam.
Salam Hangat Santri Ma’had Aly



Oleh Syaiful Hady*



* Alumnus Nurul Qarnain
 Santri Aktif Ma'had Aly Sukorejo.
           

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kucing Putih di Rumahmu

Untukmu Calon Menantu Ibu

Risalah Kecil Santri Sebelum Balik Pondok