Rekapitulasi Cinta



Hakikatnya, tidak hanya para cewek yang berkerpribadian unik. Para cowok pun tidak kalah unik, mungkin sebagian anda (para ladies) pernah menjalin hubungan dengan seorang cowok yang penuh pengorbanan dan terlalu memanjakan. Bisa jadi, di mata anda cowok seperti itu keterlaluan, terlebih anda tercipta dengan bentuk rasa yang tidak peka. Dan boleh jadi, cowok itu sangat baik dan nyaman bagi anda yang perasa.  
Ladies...Anda yang menilai cowok tersebut keterlaluan maka akan tumbuh rasa bosan, mengapa tidak cobak? dikit-dikit nelpon, dikit-dikit nginbok, dikit-dikit ngechat, dan kekepoan lainnya. Mungkin saja, anda mulai menghindar, dan sering membuat alasan konyol saat diajak ketemuan. 
Ladies...Perlu ditengarahi bahwa cinta tidak sedang berbicara mana yang harus berkuasa, bukan tentang mana yang lebih ego antara berdua, bukan mana yang harus jadi budak cinta. Cinta sebatas hendak menguak kabar tentang kebesaran cinta antara keduanya.
Rekapitulasi cinta milik dua sejoli adalah 100%. Jumlah angka nominal 100 akan tersaji untuk tiga manusia penjalin asmara. Pertama, cinta cowok 70% dan cinta cewek 30%. Kedua, cinta cewek 70% dan cinta cowok 30%. Ketiga, Cinta cowok dan cewek sama yaitu  50%+50%.
Tanda untuk mengetahui cowok masuk kategori pertama, agak gampang. Terjadi pada cowok yang begitu cinta, sangat romantis, sering memprioritaskan pasangan daripada cewek lain, suka memulai komunikasi terlebih dahulu, berani memberi bukti bukan kata-kata manis basi. dan contoh-contoh mirip lainnya.
Sedangkan bagi cewek; suka chat duluan, selalu ingin dalam dekapan, selalu tampil memukau dan sempurna di mata pasangan. Senang naraktir makan, dan contoh serupa lainnya.
Pasangan yang dikategorikan ke bagian nomor dua, tinggal membalik pemahaman pertama, jika si cewek agak cuek dan cowok begitu perhatian misalnya, maka cinta cewek 30%, cinta cowok 70%.
Paling ujung adalah angka nominal cinta yang masing-masing berbagi imbang fifty-fifty (50%+50%). Lumrahnya ikatan cinta kayak gini, sukar tejadi karena umumnya cinta dua sejoli sulit untuk berimbang.
Mudah-mudahan paparan singkat ini dapat bermanfaat untuk diri kita. Amien...


"Mempererat cinta bukan bertumpu kepada angka melainkan berpijak kepada hati setia. Bukan masalah cinta lebih besar antara ke-tiga urutan poin di atas akan tetapi tentang peduli, simpati, dan terus bertahan".
Wassalam.
Salam Hangat Santri Ma’had Aly



Oleh Syaiful Hady*




* Alumnus Nurul Qarnain
 Santri Aktif Ma'had Aly Sukorejo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kucing Putih di Rumahmu

Untukmu Calon Menantu Ibu

Risalah Kecil Santri Sebelum Balik Pondok