Deja Vu Cinta! Mungkinkah?



            Barangkali kita pernah bahkan sering merasa bahwa tindakan yang dilakukan sekarang seolah-olah pernah dikerjakan di masa dulu tapi tidak tau itu kapan. Atau seakan-akan pernah terjadi dalam mimpi. Hal ini sejalan dengan komentar pengusung pertama Deja Vu yaitu Emile Boirac (seorang peneliti bidang psikologi berkebangsaan prancis) "Peristiwa yang diklaim telah dilihat dalam mimpi atau sangat yakin pernah terjadi di masa lalu".
            Terus, mungkinkah Deja Vu bakal menyusup dalam dunia percintaan remaja-dewasa? Jawabannya. Mungkin iya, boleh jadi tidak.
Mungkin iya, kalau kadar cinta kepada cewek kedua berbanding lurus (kapasitas cintanya sama persis 70% misalnya) dengan kadar cinta pada cewek pertama (mantan). Namun hal ini sulit, sebab cinta tidak bisa ditakar dengan apapun.
Boleh jadi tidak, kenapa sebab? Karena meski kadar cinta kepada mantan dan kekasih sekarang dirasa sama, tidak dapat diingkari ada titik yang pasti berbeda antara cinta kepada keduanya. Rasakan sendiri..!
            Beberapa teman pernah berikrar bahwa cinta kepada mantan berbeda ketimbang cinta kepada kekasih sekarang. Sebagian mereka ada yang bilang "lebih besar cinta kepada mantan". Sebagian lagi menentang "lebih besar cinta kepada kekasih sekarang". Kita tahu sendiri bukan, kalau membahas cinta itu menguras tenaga, ujung-ujungnya tidak jelas arahnya kemana. Tapi slow, insya Allah tulisan cinta ini jelas kok.
            Kembali kepada pembahasan utama, memang benar cinta kepada mantan adakalanya lebih besar, kadang sebaliknya. Hal ini dilatarbelakangi oleh peristiwa-peristiwa berbeda. Jika drama latarbelakang dengan mantan indah maka cinta sangatlah besar. Dan jika drama romantis antara kekasih sekarang yang indah maka cinta lebih condong kepada kekasih sekarang ini (meski asumsi ini tidak pasti demikian).
            Mungkin saja Deja Vu dalam cinta itu tidak ada. Deja Vu yang terjadi pada urusan cinta memang bermakna mengulang cinta tapi pengulangan yang tidak utuh.
            Bagaimana kalau kembali jatuh cinta kepada mantan? Kasus ini pun sama, meski mengulang cinta bersama orang sama sekalipun tetap bukan Deja Vu. Lantaran yang diulang rasa cintanya bukan pristiwa persis dalam waktu berbeda. Falyatadabbar. Wassalam…
Salam Hangat Santri Ma’had Aly



Oleh Syaiful Hady*





* Alumnus Nurul Qarnain
 Santri Aktif Ma'had Aly Sukorejo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kucing Putih di Rumahmu

Untukmu Calon Menantu Ibu

Risalah Kecil Santri Sebelum Balik Pondok