Memastikan Wanita Jatuh Cinta


           Mungkin dari judul ini, anda sudah mulai bisa menebak oretan ringkas ini bermuara kepada hal apa. Tapi jangan gegabah menyimpulkan dulu, sebab simpulan yang dibuat diawal sangat rentan untuk keliru. Sekarang penulis akan berusaha berbincang kecil-kecilan tentang cara memastikan wanita benar-benar telah jatuh cinta. Waktu ini bukan berbicara tentang bagaimana mendapatkan hati wanita, akan tetapi lebih spesifik dan urgen yaitu bagaimana ciri-ciri wanita sedang jatuh cinta kepada anda. Lantaran asumtif seperti ini merupakan hal pasti dialami oleh pelbagai kalangan termasuk para pemuda sendiri.
       Memastikan wanita mencinta secara diam-diam, bisa disebut mudah dan bisa dibilang sulit (tidak semudah membalikkan telapak tangan ke pangkuan). Jika berkaca pada serpihan pengalaman maka jalan atau proses cinta tergantung bagi yang menjalaninya. Proses cinta adakalanya mudah tanpa banyak sandiwara bencana dan sekali waktu proses cinta itu pelik. Proses cinta anda masuk yang mana?slow kawan!
Pertama kita bahas proses atau hubugan cinta yang mudah. Penulis mempunyai banyak teman yang sering diajak sharing pendapat dan pengalaman. Al-hasil proses cinta itu bervariasi warna.  Hubugan cinta yang bejalan mulus, biasanya ditandai dengan jarangnya hambatan, semenjak kenal sampai kepelaminan dapat dibilang berjalan sesuai harapan.
Dan Biasanya kisah asmara buah cinta ini selalu terangkai dengan bunga-bunga kebahagiaan, kisah-kisahnya sangat indah dicetak bahan pembicaraan. Pada ghalibnya pun perjalanan cinta ini bagaikan dunia dan seisinya dimiliki hanya berdua.
Kedua adakalaya proses cinta yang rumitnya minta ampun. Mau kenal saja kerepotan, saat kenal mau menyatukan dan memastikan terlalu banyak perhitungan, saat berpacaran ceritanya banyak digeluti cobaan-cobaan. Dan yang lebih menyakitkan adalah saat keduanya sudah saling serius dan memantapkan niat. Ada saja rintangan berupa ketidaksenangan orang tua salah satunya, atau jarak rumah keduanya dominan berjauhan. Saling tarik ulur, berlomba ego serta macam-macam rintangan lainnya. Rintangan kayak gini dapat mencederai cinta bahkan bisa memusnahkan ikatan yang telah lama dibina.
        Perlu ditengarahi ulang bahwa catatan hitam ini hadir bukan hendak memberikan stimulus kepada jomblo untuk berpacaran karena kita sebagai akademisi sudah begitu paham, pacaran itu dilarang agama. Sinonim katanya kegiatan yang berada dibawah hubungan pacaran itu yang dilarang dan dikecam.
Kembali ke judul besar Memastikan Wanita Jatuh Cinta. Memastikan wanita sedang jatuh cinta sebagaimana berikut;
Sal-ting (Salah tingkah)
          Kita sebagai kaum jantan dapat berlaku peka saat wanita demam sal-ting, bisa dilihat tatkala berkomunikasi. Wanita yang tengah sal-ting pasti bisa dirasakan. Karena sejatinya wanita gampang sekali dinilai kalau kaum lelaki berupaya meyelisik secara mendalam. Termasuk tingkah-tingkah lucu wanita saat sal-ting tidak karuan.
Lebih Responsif 
          Dikala Wanita jatuh cinta, ia akan kontinu mengajak berbicara walaupun isi pembicaraannya tidak sangat penting. Dan bagi wanita yang tak bisa bertemu sebab jarak nan jauh, ia suka cari-cari kabar, suka ngirim pesan duluan, dan happy nelpon duluan. Kelakuan ini spesial bagi wanita yang imagenya rendah. 
Terutuk wanita jaim, ia akan selalu terlihat mempesona, ia akan berusaha tampil sesempurna mungkin, dan kadang cuek tapi kangen.
Tatapan mata
           Sebagaimana yang pernah penulis sampaikan bahwa cinta wanita mengalir dari binar-binar matanya. Begitu pun saat  jatuh cinta. Ia akan beri tatapan berbeda kepada anda. Bisa jadi anda jarang bertemu tapi saat bertemu ada rasa lain di kalbu. Boleh jadi wanita itu senang menghindari anda. Butuh pemahaman kembali, menghindar yang dilakukan semata-mata karena takut berjibaku hantam dengan tatapan mata anda. siapa yang bisa mengira?slow lagi kawan!
Semua paparan penulis ini hanya sebatas taksiran tidak berdasar karena wanita yang lebih tahu; kapan dia jatuh cinta, bagaimana harus besikap kepada orang yang dicinta, dan cara jitu menyimpan sebilah rasa. Maka penulis meminta ketegasan dan dukungan dari kaum hawa yang anggun, apakah taksiran penulis ini benar demikian? Waallahu A’lam.
Salam Hangat Santri Ma’had Aly...



   Oleh Syaiful Hady*



* Alumnus Nurul Qarnain
 Santri Aktif Ma'had Aly Sukorejo.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kucing Putih di Rumahmu

Untukmu Calon Menantu Ibu

Risalah Kecil Santri Sebelum Balik Pondok